Kadis PUPR Labusel dan PPK Diduga Kabur Saat Didemo LSM Kampak Merah Putih

LABUHANBATU SELATAN || ONTV.CO.ID – Terkait issue tender pekerjaan rabat beton Aek Raso yang diduga dibatalkan namun lekerjaan tetap dilaksanakan, LSM Kampak Merah Putih geruduk ke kantor Dinas PUPR Labuhanbatu Selatan menggelar aksi demo.

Aksi demo LSM Merah Putih di depan Kantor PUPR kali ini, Rabu (26/2/2025), membawa massa yang sedikit, hanya beberapa orang saja.

Dalam orasinya Sekretaris LSM Kampak Merah Putih Hanafi Siregar meminta kepada Bupati terpilih agar Kadis PUPR Syafi’i Simbolon serta PPK-nya Candra Saragih dicopot dari jabatannya.

Sudah berjalan 1 jam aksi mereka di depan Kantor PUPR Labusel, namun Kadis PUPR dan PPK tidak juga keluar menemui para pendemo.

Akhirnya para pendemo memaksa masuk dan berhasil masuk ke Kantor Dinas PUPR sampai ke dalam ruang kerja Kadis PUPR namun tidak menuai hasil.

Para pendemo LSM Kampak Merah Putih terus meminta Kadis dan PPK segera keluar dari persembunyiannya dan jangan hanya kabur.

Mereka menduga kedua pejabat Dinas PUPR tersebut telah menyalahgunakan anggaran pembangunan jalan rabat beton tahun 2023 yang berada di Aek Raso menuju H.T.I. sepanjang  2,5 km dengan pagu anggaran Rp.11 milyar.

Hanafi Siregar bersama Wakil Ketua Kampak Merah Putih Dalimunthe,   memaparkan saat di wawancara dengan sejumlah awak media terkait tuntutan mereka.

“Ada beberapa kesalahan di dalam proses lelang dan pembangunan jalan yang dilaksanakan CV. H.N selaku kontraktor tersebut, diduga selama dalam pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan bestek, hal ini terbukti kami temukan tidak memakai besi,” terangnya.

Lanjut mereka, kesalahan kedua yaitu adanya pembatalan lelang tender yang dikutip dari Aplikasi LPSE  Labuhanbatu Selatan dengan nomor tender 3173412, bahwa Lelang Pengadaan Pembangunan Jalan Rabat beton yang berada di Aek Raso telah dibatalkan, namun anehnya proyek tersebut tetap dikerjakan, dengan adanya hal tersebut, LSM Kampak Merah Putih hanya ingin minta penjelasan dari Kadis PUPR.

Adanya temuan tersebut, berbagai cara pihak LSM Kampak Merah Putih melakukan koordinasi maupun meminta klarifikasi sebelumnya, namun belum juga ada jawaban.

Akhirnya LSM Kampak Merah Putih menggelar aksi di depan Kantor PUPR Labusel hingga Satpol PP yang bertugas melakukan pengamanan tidak bisa berbuat apa-apa dam para pendemo bisa  menerobos masuk ke kantor PUPR  sampai ke ruang kerja Kadis PUPR Syafi’i Simbolon.

Para pendemo menyayangkan Kadis PUPR dan PPK diduga sengaja menghindar dari mereka atau kabur dan tidak satu pun pejabat PUPR yang lain yang berani keluar untuk menemui massa LSM Kampak Merah Putih.

Pada akhirnya massa LSM Kampak Merah Putih bubar dengan rasa kecewa yang cukup dalam, namun mereka berjanji tidak cukup sampai di sini.

Mereka akan terus melakukan aksi dengan membawa massa yang lebih banyak lagi dan segera melaporkan temuan ini ke aparatur penegak hukum dalam hal ini Tipidkor Polres atau Kejaksaan Negri Labuhanbatu Selatan.(Kidi Nasution)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan