Semarang,ontv.co.id – Sebanyak 90 kepala sekolah setingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan tiga pejabat tinggi pratama dilantik mengemban jabatan baru di lingkungan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Selasa (22/10/2019).
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan, pergeseran jabatan menjadi tour of duty. Pejabat yang sudah lama di satu organisasi dirotasi di tempat yang baru supaya terdapat penyegaran. Sehingga, akan muncul ide-ide baru dalam mempimpin.
“Supaya ada penyegaran, menjadi pemimpin yang out of the box, quick respond, dan harus ada sebuah upaya untuk menangani persoalan dari skala kecil hingga besar,” tutur Hendi, sapaan akrabnya.
Kepada para kepala sekolah yang baru saja dilantik sekaligus Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Hendi berharap, dapat menciptakan sekolah yang nyaman. Para kepala sekolah diminta untuk memperhatikan lebih detail terkait infrastruktur, sarana dan prasarana, maupun kebersihan lingkungan sekolah. Dia tidak ingin kejadian runtuhnya infrastruktur yang terjadu beberapa waktu lalu di SD wilayah Gunungpati kembali terulang.
“Saya tidak ingin bangunan jelek, atap roboh. Selain terkait bangunan, problem tentang kebersihan harus diperhatikan. Dicek saluran-salurannya,” pintanya.
Hendi juga meminta kepala sekolah dapat menciptakan sekolah ramah anak yang saat ini tengah digalakkan oleh Pemkot Semarang. Menurutnya, kenyamanan sekolah dapat dilihat dari semangat anak untuk belajar di Sekolah.
“Kalau anak tidak mau sekolah, berarti ada yang keliru. Di sekolah tidak boleh ada bully, intimidasi, maupun cemooh, supaya anak-anak merasa nyaman karena hampir sepertiga hari mereka ada di sekolah. Itu yang saya inginkan standar sebuah sekolah,” paparnya.(red)
