LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID – Maraknya kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur dalam beberapa bulan terakhir menimbulkan keresahan di kalangan warga. Sejumlah pihak menilai aparat kepolisian sektor setempat belum menunjukkan upaya serius dalam menanggulangi kejahatan tersebut.
Muhammad Hamzani, pemuda asal Sakra Timur, menilai kondisi ini sebagai situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan menyeluruh. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan warga, hampir setiap pekan terjadi kehilangan kendaraan bermotor di sejumlah titik.
“Sudah banyak motor hilang. Bahkan ada yang kehilangan dua kali dalam seminggu. Namun hingga kini belum ada pelaku yang berhasil ditangkap. Pihak Polsek tampak tidak menunjukkan upaya pencegahan ataupun respon cepat terhadap laporan warga,” ujarnya.
Hamzani, yang juga menjabat sebagai Ketua Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lombok Timur, menilai kinerja Kapolsek Sakra Timur tidak mencerminkan profesionalisme sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Kapolsek memiliki tanggung jawab langsung menjaga keamanan wilayah hukumnya. Sayangnya, tanggung jawab ini tidak dijalankan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Ia pun mendesak Kapolres Lombok Timur untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolsek Sakra Timur.
“Jika ditemukan unsur kelalaian atau pembiaran terhadap maraknya curanmor, maka tindakan tegas harus diambil, termasuk opsi pergantian pimpinan. Masyarakat butuh polisi yang benar-benar hadir dan peduli akan rasa aman warganya,” pungkas Hamzani.
(den)
