PALANGKA RAYA-KALTENG || ONTV.CO.ID – Dalam upaya menekan angka stunting di Kalimantan Tengah, Polda Kalteng menginisiasi Gebyar Posyandu Presisi, sebuah program pelayanan kesehatan terpadu yang diberikan secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Huma Betang, Kota Palangka Raya, dan turut melibatkan Forkopimda serta berbagai instansi terkait.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, serta sejumlah pejabat utama Polda menghadiri acara ini. Tidak hanya itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pengembangan dan unsur Forkopimda lainnya juga turut serta dalam mendukung keberlangsungan kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakapolda Kalteng yang mewakili Kapolda menekankan bahwa kegiatan ini merupakan *wujud kebersamaan, kepedulian, dan kemanfaatan dalam menurunkan angka stunting secara efektif.
“Ini merupakan komitmen dan kepedulian kita bersama dalam mewujudkan generasi emas pada tahun 2045,” ujar Wakapolda.
Kegiatan ini memberikan berbagai layanan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan balita, termasuk konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan anak, pemeriksaan laboratorium sederhana, edukasi gizi seimbang, serta pemberian vitamin dan bantuan sosial.
Selain di Palangka Raya, Gebyar Posyandu Presisi juga dilaksanakan secara serentak di 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah oleh jajaran Polres setempat. Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si., menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat di wilayah tersebut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.
“Ke depan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan untuk kembali memastikan kesehatan dan gizi masyarakat benar-benar terpenuhi,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kalteng turut meninjau stand-stand pelayanan kesehatan dan berdialog langsung dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam hadir bagi masyarakat dan menciptakan **kondisi Kamtibmas yang kondusif**, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah.***
