LOMBOK-NTB || ONTV.CO.ID — Sorotan publik terhadap viralnya video Bupati Lombok Timur yang menuai ragam komentar dari masyarakat NTB diharapkan menjadi pemicu penyelesaian persoalan di kawasan Teluk Ekas secara adil dan konstruktif. Konflik antara pelaku wisata lokal dan luar kawasan tersebut kini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Aishah, pendamping investor asal Singapura sekaligus pemerhati pariwisata, mengungkap bahwa sejak 2023 dirinya telah aktif menjalin komunikasi bersama Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, S.Pd., M.Pd., dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat serta pelaku wisata di Teluk Ekas.
“Telah beberapa kali dilakukan diskusi dan musyawarah dengan menghadirkan para pelaku wisata setempat. Salah satu keluhan utama berkaitan dengan pemanfaatan ombak yang tidak sesuai dengan daya dukung kawasan (carrying capacity), serta berbagai masalah teknis lainnya yang dinilai belum berpihak pada masyarakat maupun pelaku usaha lokal,” ungkap Aishah.
Guna mengatasi dinamika tersebut, Aishah bersama Kadispar Lotim berupaya merumuskan regulasi dan solusi yang mengedepankan prinsip win-win solution, agar semua pihak merasakan manfaat pembangunan pariwisata secara berkelanjutan di Teluk Ekas.
Menanggapi keterlibatan langsung Bupati Lombok Timur, H. Khaerul Warisin, Widayat menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari strategi pembenahan yang telah lama direncanakan.
“Ini bukan masalah baru. Sejak jauh hari, isu ini telah menjadi perhatian. Kehadiran Bupati adalah langkah nyata untuk memastikan pengelolaan kawasan wisata dilakukan dengan lebih baik dan menyeluruh,” jelasnya.
Bupati juga mendengarkan langsung keluhan dan harapan para pelaku wisata. Dalam pertemuan itu, direncanakan pembangunan sarana dan prasarana pendukung seperti fasilitas umum, jaringan komunikasi, layanan ATM, hingga sarana Baywatch. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kenyamanan wisatawan serta membuka peluang ekonomi bagi warga lokal.
“Semoga momentum ini menjadi awal baru bagi Teluk Ekas untuk berkembang lebih maju, aman, dan menjadi destinasi unggulan pariwisata Lombok Timur,” tutup Widayat.
(den)
