Nunggak Rp4,9 Juta, Siswi SMK Muhammadiyah Kandanghaur Murung dan Absen Ujian

INDRAMAYU-JABAR || ONTV.CO.ID — Adelia Nur Safitri, siswi kelas XII SMK Muhammadiyah Kandanghaur, terpaksa absen dari ujian tengah semester sejak Selasa (17/9/2025) akibat tekanan finansial yang dialaminya. Putri sulung dari pasangan Subrata dan Yanti ini memilih mengurung diri di kamar rumahnya di Blok Kali Song, Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur.

Faktor utama absennya Adelia adalah tunggakan biaya sekolah sebesar Rp4,9 juta, yang belum mampu dibayarkan oleh keluarganya. Ayah Adelia, seorang nelayan, sudah tidak melaut selama setahun terakhir, sementara sang ibu hanya seorang ibu rumah tangga.

“Kartu ujian sudah diberikan, tapi anak saya bilang kalau belum ada cicilan, dia tidak bisa ikut ujian. Saya bingung harus cari uang dari mana,” ujar Yanti, dengan nada pilu.

Respons Sekolah: Tidak Ada Larangan Ikut Ujian

Wali kelas Adelia, Rizky, membenarkan bahwa siswinya telah menerima kartu ujian pada Senin pagi. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah melarang siswa untuk mengikuti ujian meski memiliki tunggakan. Namun, sekolah meminta agar siswa menyampaikan kondisi tersebut kepada orang tua.

“Tunggakan Adelia mencapai Rp4,9 juta, sudah dikurangi bantuan PIP sebesar Rp1,8 juta dari BNI Patrol. Kami hanya berharap ada sedikit pemasukan agar tunggakan bisa berkurang,” jelas Rizky.

Sebelumnya, Wakil Kepala Sekolah, Ida, juga telah memanggil Adelia untuk membicarakan solusi atas tunggakan tersebut. Namun, tekanan psikologis yang dirasakan Adelia membuatnya memilih menarik diri dari aktivitas sekolah.

(Nono)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan