MPLS SMPN I Pusakanagara Berakhir, Bimbing 352 Calon Siswa Baru

SUBANG-JABAR || ONTV.CO.ID – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN I Pusakanagara Kabupaten Subang, Jawa Barat resmi berakhir pada Jumat (17/07/2026). Selama lima hari, mulai Senin (13/07/2026), sebanyak 352 calon siswa baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membentuk karakter, memperkenalkan budaya sekolah, serta menumbuhkan rasa percaya diri sebelum memasuki proses belajar mengajar secara penuh.

 

Pelaksanaan MPLS diisi dengan beragam materi edukatif, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya akademik, hingga penanaman nilai disiplin, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta pencegahan perundungan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Mengusung jargon “Ratu Sakti – Pusakanagara Satu” (Sehat, Agamis, Kreatif, Terampil, dan Inovatif), SMPN I Pusakanagara menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.

Ketua Panitia MPLS, Agus Syarif Hidayatullah, S.Pd., mewakili Kepala Sekolah Mochamad Epih Sumaryadi, SPf., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MPLS merupakan momentum penting dalam membangun karakter peserta didik sejak pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.

“Melalui MPLS ini, kami ingin memastikan seluruh siswa baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMPN I Pusakanagara. Mereka harus mengenal lingkungan sekolah, memahami aturan, menghormati guru, menghargai teman, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Bukan hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik,” ujarnya.

 

Agus menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan MPLS dirancang sesuai ketentuan pemerintah dengan pendekatan edukatif, humanis, dan ramah anak. Tidak ada praktik kekerasan maupun perploncoan.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi peserta didik baru. Mereka belajar mengenal sekolah melalui kegiatan positif, interaktif, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.

Pihak sekolah berharap nilai-nilai dalam jargon Ratu Sakti benar-benar tertanam sehingga menjadi bekal siswa dalam menempuh pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara sekolah dan orang tua juga diharapkan terus terjalin agar pendidikan karakter berjalan berkesinambungan.

(Chyo)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan