INDRAMAYUB|| ONTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya merelokasi nelayan yang terdampak banjir rob di Desa Eretan Kulon. Sebanyak 93 unit rumah kini tengah dibangun untuk memberikan tempat tinggal yang lebih aman bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat terjangan air laut.
Banjir rob yang rutin melanda kawasan pesisir Indramayu menyebabkan banyak rumah warga mengalami kerusakan, bahkan beberapa di antaranya tidak bisa ditempati lagi. Situasi ini mendorong pemerintah daerah untuk mencarikan solusi berupa pembangunan hunian yang lebih tahan terhadap bencana.
Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Indramayu, pembangunan rumah bagi nelayan terdampak sudah mencapai tahap penyelesaian struktur bangunan, dengan target rampung dalam beberapa bulan ke depan.
“Kami memastikan bahwa rumah-rumah ini dirancang dengan mempertimbangkan ketahanan terhadap bencana agar masyarakat pesisir dapat tinggal lebih nyaman,” ujarnya.
Selain relokasi, pemerintah juga sedang menyiapkan program pendukung seperti pelatihan keterampilan bagi nelayan agar mereka memiliki alternatif mata pencaharian di masa mendatang.
Pasokan air bersih dan infrastruktur pendukung lainnya juga sedang dikembangkan untuk memastikan kualitas hidup warga tetap terjaga.
Salah satu warga terdampak, Sukardi (52), mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir.
“Kami sudah terlalu sering mengalami kerugian akibat rob. Dengan rumah baru ini, semoga hidup kami lebih tenang dan aman,” katanya.
Pemerintah berharap langkah ini dapat membantu mengurangi dampak bencana bagi nelayan serta memberikan kehidupan yang lebih baik bagi mereka.
Relokasi ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Indramayu dalam menangani dampak perubahan iklim terhadap kawasan pesisir.***
