IWANI Perkuat Literasi Digital dan Gerakan Anti Judi Online di SMK Dewantara

LAMPUNG II ONTV.CO.ID – Yayasan Inspirasi Wanita Nusantara Indonesia (IWANI) menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Dewantara, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik baru dengan literasi digital, etika bermedia sosial, serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya judi online.

Kehadiran IWANI merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi Nomor: 028/421.5/S.Und-SMKD/VII/2026 yang ditujukan kepada Ketua Umum IWANI, Hj. Shinta Istiqomah Solemede, S.H., untuk memberikan materi edukatif dalam rangkaian MPLS.
Mengusung tema “Bijak Bermedia Sosial, Cerdas Bermedia Digital, dan Tolak Judi Online”,

IWANI mengajak para siswa memahami pentingnya membangun karakter positif di era digital melalui pemanfaatan teknologi secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan materi mengenai etika bermedia sosial, literasi digital, keamanan berinternet, penggunaan teknologi secara produktif, edukasi prinsip 3S (Screen Time, Screen Break, dan Screen Distance), pencegahan penyalahgunaan media sosial, hingga bahaya judi online beserta dampaknya terhadap masa depan generasi muda.

Ketua Umum IWANI, Hj. Shinta Istiqomah Solemede, S.H., menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter dan kemampuan berpikir kritis agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam berbagai penyimpangan di ruang digital.

“Teknologi adalah sarana untuk belajar, berkarya, dan berprestasi. Namun tanpa karakter yang kuat, teknologi juga dapat menjadi pintu masuk berbagai ancaman, seperti judi online, penyebaran hoaks, perundungan siber, hingga berbagai bentuk kejahatan digital lainnya.

Karena itu, mari kita menjadi generasi yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk berani mengatakan “tidak” terhadap praktik judi online karena selain melanggar hukum dan norma sosial, aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kecanduan, kerugian finansial, gangguan kesehatan mental, konflik keluarga, hingga menurunkan prestasi belajar.

Pihak SMK Dewantara menyampaikan apresiasi atas kontribusi IWANI dalam mendukung pelaksanaan MPLS melalui edukasi yang relevan dengan tantangan remaja di era digital. Sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi masyarakat dinilai penting dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter, integritas, dan kecakapan digital.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, studi kasus, serta sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi siswa yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait penggunaan media sosial serta cara menghindari berbagai bentuk kejahatan digital.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas, bijak menggunakan media sosial, memiliki literasi digital yang baik, menolak segala bentuk judi online dan penyimpangan digital lainnya, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung kreativitas, inovasi, dan prestasi.

Kolaborasi antara SMK Dewantara dan Yayasan Inspirasi Wanita Nusantara Indonesia (IWANI) menjadi wujud nyata dukungan terhadap implementasi MPLS Ramah 2026 sekaligus memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan bebas dari pengaruh negatif perkembangan teknologi digital.

Berita ini telah disusun dengan gaya jurnalistik yang profesional, mudah dibaca, dan dioptimalkan untuk SEO melalui penggunaan kata kunci seperti IWANI, SMK Dewantara, MPLS 2026, literasi digital, media sosial, dan judi online.(*)

 

 

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan