JAKARTA || ONTV.CO.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa ancaman perang yang dilontarkan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) tidak akan mengalihkan fokus mereka dari tugas utama.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa ancaman tersebut hanyalah propaganda yang tidak akan memengaruhi strategi dan pendekatan TNI di Papua.
“Kami tidak akan terprovokasi oleh ancaman seperti itu. Fokus kami tetap pada menjaga keamanan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan melaksanakan pembinaan teritorial dengan pendekatan humanis,” ujar Brigjen Kristomei.
TNI juga menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat setempat untuk menciptakan situasi yang kondusif di Papua.
Pendekatan humanis yang dilakukan TNI mencakup berbagai program sosial, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Pendekatan Humanis sebagai Prioritas
Dalam menghadapi situasi di Papua, TNI lebih mengutamakan pendekatan humanis dibandingkan dengan tindakan militer.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat Papua merasa dilindungi dan didukung oleh kehadiran TNI di wilayah mereka.
Komitmen TNI untuk Papua
TNI berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Papua tanpa terpengaruh oleh ancaman atau provokasi dari pihak mana pun.
Brigjen Kristomei juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh propaganda yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.***
