Renovasi Belum Rampung, Siswa SRMA 38 Lombok Timur Mulai MPLS di Tengah Proyek Bangunan

LOMBOK TIMUR-NTB ||ONTV.CO.ID — Meski proyek renovasi belum selesai, para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 38 Kabupaten Lombok Timur mulai mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kondisi bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan menimbulkan kekhawatiran dari pihak sekolah dan orang tua siswa.

Renovasi Belum Tuntas, Fasilitas Belum Siap Digunakan

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa proses renovasi masih berlangsung di berbagai titik, termasuk ruang kelas, asrama, dan area luar sekolah. Material bangunan, peralatan proyek, dan aktivitas tukang masih terlihat aktif di lingkungan sekolah, bahkan di ruang belajar siswa.

Kepala SRMA 38, Apandi, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sarana dan prasarana yang belum layak pakai.

“Siswa sudah mulai masuk, tapi meja, bangku, kipas angin, toilet, dan fasilitas asrama belum tertata rapi. Bahkan alat tukang masih berserakan di ruang kelas,” ujarnya.

Pihak Kontraktor Klaim Pekerjaan Selesai Hari Ini

Perusahaan pelaksana proyek, Nindya Adhy KSO, melalui supervisornya yang dikenal sebagai Bung Black, mengklaim bahwa seluruh pekerjaan akan rampung hari ini.

“Ruang belajar, asrama, toilet, semua akan siap malam ini dan bisa digunakan siswa,” terangnya singkat kepada wartawan.

Namun, hingga hari pelaksanaan MPLS, progres renovasi terlihat belum signifikan. Aktivitas tukang masih berlangsung, dan kondisi bangunan belum menunjukkan kesiapan maksimal untuk kegiatan belajar mengajar.

Kontrak Hampir Berakhir, Progres Masih Minim

Kontrak kerja Nindya Adhy KSO tercatat dimulai pada 4 Juli dan berakhir pada 17 Agustus 2025. Namun, menjelang batas akhir kontrak, banyak fasilitas utama seperti ruang kelas dan asrama masih belum layak digunakan. Tidak ada informasi resmi terkait nilai kontrak proyek renovasi SRMA 38, yang menambah sorotan terhadap transparansi pelaksanaan.

(den)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan