SIMALUNGUN-SUMUT || ONTV.CO.ID— Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Simalungun, menghadiri secara virtual kegiatan Kick Off Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak se-Indonesia pada Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Kantor Bulog Jakarta dan diikuti dari Halaman Polsek Raya, Jalan Sudirman, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun.
Target Nasional: 2.424 Ton Beras SPHP untuk 484.977 Penerima
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa program GPM bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2.424 ton kepada 484.977 penerima manfaat di 1.552 titik penyaluran.
“Kick off GPM ini akan kita lanjutkan hingga satu minggu ke depan untuk memastikan penyaluran beras SPHP benar-benar maksimal,” tegas Kapolri dalam sambutan virtualnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.
Sinergi Polres Simalungun dan Forkopimda
Kabag SDM Polres Simalungun, Kompol Marnaek Sahala Ritonga, S.H., menegaskan pentingnya kehadiran Kapolres dalam mendukung program strategis nasional tersebut.
“Kehadiran Bapak Kapolres sangat strategis karena menunjukkan dukungan penuh Polres Simalungun terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” ujarnya.
Partisipasi aktif jajaran Forkopimda juga mencerminkan sinergitas antarinstansi dalam mengawal implementasi kebijakan pemerintah di tingkat daerah.
Capaian dan Evaluasi Penyaluran Beras SPHP
Data yang disampaikan Kapolri menunjukkan bahwa hingga 13 Agustus 2025, telah disalurkan 5.706 ton beras SPHP di 4.705 titik. Kick off GPM pada 14 Agustus menjadi puncak pelaksanaan dengan penyaluran tambahan 2.424 ton.
“Kita maksimalkan agar beras SPHP bisa sampai langsung ke konsumen dengan harga di bawah atau sesuai HET,” jelas Kapolri.
Selain beras, GPM juga mencakup komoditas lain seperti gula pasir dan minyak goreng, yang dijual dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Bulog.
Pemerintah menargetkan total penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP melalui program ini, dengan evaluasi mingguan untuk memastikan efektivitas dan pencapaian target.
Polri sebagai Garda Terdepan Stabilitas Pangan
Keikutsertaan Kapolres Simalungun dalam kegiatan ini memperkuat peran Polri sebagai garda terdepan dalam mengawal program strategis pemerintah, khususnya dalam menjaga kamtibmas melalui stabilitas pangan di wilayah hukum Polres Simalungun.
Laporan: Samhadi Purba
