KULINER || ONTV.CO.ID – Di sudut tenang Desa Mampang, Kecamatan Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan, berdiri sebuah warung kecil di pinggir Sungai Mahuam. Warung itu mungkin tampak biasa bagi orang lalu lalang di jalan lintas Sumatra, tapi bagi keluarga Pak Abdullah Siregar dan Ibu Hasniah Tanjung, tempat sederhana itu adalah harapan, tempat berdoa, dan lambang ketabahan.
Pasangan itu hidup dalam keterbatasan, namun tak pernah kehilangan rasa syukur. Mata pencaharian mereka bersandar pada warung mungil yang mereka jalankan bersama anak sulung mereka, Helmi Siregar.
Harapan dari Dapur Sederhana
Helmi, ibu muda yang rendah hati dan penuh semangat, membantu kedua orang tuanya menjajakan makanan setiap hari. Dalam doanya, ia memohon agar usaha keluarga mereka membawa berkah yang dapat mengangkat derajat mereka.
Sampai suatu siang, seorang pelanggan setia meminta menu baru selain holat yang biasa. Helmi bergegas ke dapur, menemukan tiga buah terong biru. Terong itu dibakar, lalu dicampur dengan cabai giling, bawang merah mentah, perasan jeruk asam, dan irisan tomat. Untuk sentuhan akhir, ia siram air panas lalu padukan dengan ikan nila atau emas bakar. Dengan jantung berdebar, ia menyebut racikan itu Sombob—singkatan dari “terong bakar siram air panas.”
Menu Eksperimen yang Menjadi Primadona
Tak disangka, si pelanggan jatuh cinta pada cita rasa Sombob. Esoknya, ia datang membawa teman. Berita tersebar seperti angin, hingga sampai ke telinga Gubernur Sumatra Utara yang datang bersama istrinya dan mencicipi langsung.
“Alhamdulillah, kabarnya beliau suka,” ungkap Helmi dengan mata berkaca-kaca.
Keajaiban sederhana itu membuka jalan bagi warung Sombob Mampang. Kini, pelanggan berdatangan dari berbagai penjuru—Medan, Paluta, Tapsel, Kisaran, bahkan Riau.
“Dulu kami dipandang sebelah mata, sekarang kami bisa memberi dan membantu mereka yang kesusahan,” ujar Helmi dengan bangga.
Warung Sombob Mampang: Lebih dari Sekadar Kuliner
Kini, Warung Sombob Mampang menyajikan beragam hidangan lokal: mulai dari holat, sambal tuktuk, asam gulai ikan baung, hingga minuman segar seperti kopi, teh panas, jus, dan susu dingin. Namun tetap, Sombob adalah primadona. Dengan harga terjangkau hanya Rp30.000 per porsi lengkap nasi, rasanya segar, alami, dan pas di lidah.
“Saya langganan tetap, rasanya enak dan harganya bersahabat,” ujar Yanti, warga Kota Pinang.
(Kidi Nasution)
