LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID – Kisah pilu kembali menyentuh hati masyarakat. Akhwandi, seorang anak yatim-piatu berusia 13 tahun yang kini duduk di kelas 6 SDN 3 Bagik Papan, mengalami kondisi kesehatan memprihatinkan dengan tubuh membengkak dari kaki hingga wajah. Sejak kecil ia hidup bersama neneknya yang berusia 76 tahun, tanpa orang tua, dan bergantung pada belas kasih tetangga.
Kronologi Kejadian
Pada Minggu, 12 April 2026 pukul 00.35 WITA, Bhabinkamtibmas Desa Bagik Papan Kecamatan Pringgabaya menerima kabar dari media sosial Facebook mengenai kondisi Akhwandi. Petugas segera mendatangi rumahnya dan mendapati Akhwandi tertidur dengan mengerang kesakitan, ditemani sang nenek.
Melihat kondisi yang semakin parah, Bhabinkamtibmas meminjam mobil salah seorang warga untuk membawa Akhwandi ke Puskesmas Pringgabaya. Dari sana, ia kemudian dirujuk ke RSUD Selong untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Potret Kehidupan Akhwandi
- Usia 13 tahun, siswa kelas 6 SDN 3 Bagik Papan.
- Yatim-piatu sejak kecil, ditinggal kedua orang tuanya.
- Dirawat oleh nenek berusia 76 tahun, yang sudah tidak mampu mencari nafkah.
- Mengandalkan belas kasih tetangga untuk kebutuhan sehari-hari.
Ajakan Kepedulian
Masyarakat diharapkan memberikan doa, dukungan, dan kepedulian nyata agar Akhwandi dapat segera pulih dan melanjutkan pendidikannya. Solidaritas sosial menjadi kunci untuk meringankan beban anak yatim-piatu ini.
(den)
