KARAWANG-JABAR || ONTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi menyalurkan bantuan insentif sebesar Rp 25,6 miliar bagi para pengabdi umat, meliputi guru ngaji, guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), guru Madrasah Tsanawiyah (MTs), guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA), amil, hingga marbot masjid. Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kontribusi mereka dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter masyarakat.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa insentif tersebut akan diberikan kepada 19.091 penerima yang tersebar di 30 kecamatan. Hingga kini, penyaluran sudah berjalan di 10 kecamatan, di antaranya Jatisari, Cikampek, Kotabaru, Tirtamulya, Purwasari, Banyusari, Cilamaya Kulon, Cilamaya Wetan, Lemahabang, dan Tempuran.
“Alhamdulillah, pembagian bantuan insentif untuk guru ngaji, guru MI, guru MTs, guru DTA, amil, dan marbot sedang berlangsung pencairannya di 30 kecamatan,” ujar Aep.
Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang ditetapkan Pemkab Karawang. Targetnya, seluruh kecamatan akan rampung menerima insentif pada Selasa, 17 Maret 2026.
Menurut Aep, program ini merupakan wujud kepedulian sekaligus penghargaan pemerintah daerah kepada para tokoh agama dan pengabdi umat yang selama ini berperan penting dalam membimbing masyarakat. Mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun moral, memperkuat pendidikan agama, serta menjaga keharmonisan sosial.
“Ini merupakan wujud cinta dan apresiasi kami atas dedikasi para guru ngaji, amil, marbot, dan pengabdi umat yang membimbing serta mendidik masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para pengabdi umat untuk terus menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.
(Chyo)
