LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID — Ketegangan menyelimuti Aula Kantor Desa Lenek Baru saat organisasi Pemuda Peduli Lenek Baru (Pepadu) menggelar hearing bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Jumat (11/07/2025). Hearing yang dipimpin langsung oleh Ketua Pepadu ini menjadi panggung tuntutan atas sejumlah persoalan yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Tujuan hearing untuk menyampaikan masalah yang sedang terjadi di tengah masyarakat,” tegas Ketua Pepadu saat membuka pertemuan.
Dalam forum yang berlangsung hangat tersebut, Pepadu menyoroti tiga isu utama:
- Pembangunan gedung serbaguna yang dinilai tidak transparan dari sisi anggaran
- Pembentukan Koperasi Merah Putih yang minim keterlibatan warga
- Peraturan Desa (Perdes) yang diterapkan tanpa sosialisasi menyeluruh
Sekretaris Pepadu, Muhammad Abdul Aziz, menyampaikan desakan agar Pemdes dan BPD segera bertindak konkret.
“Segera lakukan aksi nyata untuk melaksanakan tuntutan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat,” ujarnya tegas.
Mantan Ketua Karang Taruna Lenek Baru yang kini aktif di Pepadu pun menambahkan peringatan keras:
“Bila tidak segera dilakukan, kami akan melakukan lebih dari sekadar hearing.”
Tuntutan Resmi Pepadu:
- Evaluasi menyeluruh pembangunan gedung serbaguna
- Sosialisasi seluruh Perdes, baik yang sudah berlaku maupun yang direncanakan
- Keterlibatan semua unsur masyarakat dalam musyawarah desa, sesuai aturan dusun
Langkah Pepadu ini menunjukkan geliat kepemudaan yang tak hanya kritis tapi juga siap mengawal transparansi dan partisipasi publik di tingkat desa.
(den)
