BEKASI || ONTV.CO.ID – Atlet Muaythai berbakat, Sarah Avilia Annisa Khasanah, melayangkan surat terbuka kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui akun TikTok-nya, “kay” atau @kaylaaaaaa0012.
Dalam unggahannya, Sarah menyoroti permasalahan terkait uang pembinaan yang belum diterima dari Pengcab Muaythai Kota Bekasi dan meminta bantuan Gubernur Jawa Barat untuk membantu solusi atas permasalahan yang ia hadapi.
Sarah Avilia, yang lahir 21 September 2004, dikenal sebagai atlet Muaythai berprestasi, telah mengharumkan nama Kota Bekasi melalui berbagai ajang, termasuk kemenangan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022 serta keberhasilannya meraih medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 dikelas 48 kg putri.
Kini, mahasiswi semester IV ini, bersiap untuk bertanding di Sea Games 2025 dan meminta doa dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
“Pak, saat ini saya sedang ada masalah dengan ketua Pengcab Muaythai Kota Bekasi, saya menjadi atlet Muaythai Kota Bekasi di akhir tahun 2021, tahun 2022 saya mendapatkan uang pembinaan dari Koni melalui pengcab sebesar Rp.6 juta untuk satu semester yaitu 6 bulan, jadi perbulan Rp.1 juta ,” ungkap Sarah dalam unggahannya di TikTok.
Lanjut, sarah mengaku, tahun 2023 dan 2024 tidak mendapat uang pembinaan.
“Tanggal 23 September 2024, saya mengundurkan diri dari atlet Muaythai Kota Bekasi, dan kemudian orangtua saya bersurat ke Kadidpora menanyakan uang pembinaan..,” ungkapnya.
Akhirnya, pada 29 Oktober 2024, Ia menerima uang pembinaan untuk tahun 2023 untuk satu semester sebesar Rp.6 juta oleh Pengcab Muaythai Kota Bekasi.
“Kenapa harus ditahan-tahan, yang seharusnya adalah gak saya, berarti kalau orang tua saya tidak bersurat mungjin sampai sekarang uang pembinaan tersebut tidak akan diberikan,” ujarnya dalam video.
Ia juga mempertanyakan uang pembinaan miliknya untuk tahun 2024. Sedangkan, menurutnya, regulasi pencairan dan pembinaan harus ada tanda tangan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) yang seharusnya ia tandatangani.
“Tapi selama ini, saya tidak pernah tanda tangan SPJ, jadi yang tanda tangan itu siapa? Dan berapa sebenarnya uang pembinaan dari Koni yang saya terima,” tuturnya.
Dia meminta pencerahan dan kejelasan atas apa yang dialami dan berharap para atlet yang sudah berjuang menerima hak mereka sepenuhnya.
Unggahan Sarah mendapat banyak perhatian dari netizen. Banyak yang mendukung perjuangannya dan berharap ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.(ns)
