INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID — Dentuman rudal kembali menggema di langit Timur Tengah. Kelompok Houthi di Yaman meluncurkan dua rudal balistik ke arah Israel pada Senin (7/7), hanya beberapa jam setelah militer Israel menggempur tiga pelabuhan strategis di Yaman dalam operasi militer bertajuk Operasi Bendera Hitam.
Sirene peringatan meraung di Tel Aviv, Yerusalem, dan Tepi Barat, memaksa warga berlarian mencari perlindungan.
“Setelah sirene berbunyi di beberapa wilayah, dua rudal diluncurkan dari Yaman. Upaya intersepsi sedang dilakukan,” ujar militer Israel melalui Telegram, dikutip dari AFP.
Serangan ini merupakan respons langsung atas gempuran Israel terhadap pelabuhan Hodeida, Ras Isa, dan Salif, serta pembangkit listrik Ras Al-Kathib. Israel mengklaim serangan itu sebagai balasan atas serangan berulang Houthi terhadap wilayahnya.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan membalas setiap agresi terhadap Yaman.
“Kami tidak akan tinggal diam. Setiap peluru yang ditembakkan ke tanah kami akan dibalas dengan kekuatan penuh,” tegasnya dalam pernyataan resmi.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa negaranya akan memperlakukan ancaman dari Yaman setara dengan Iran.
“Kami tidak akan mentoleransi serangan terhadap kedaulatan kami,” ujarnya dalam konferensi pers di Tel Aviv.***
