MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID — Hubungan profesional antara kuasa hukum dan klien kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, pengacara Hendrawan Saputra, SH, secara resmi mengundurkan diri sebagai penasihat hukum perusahaan kecantikan WBS Skincare, dengan alasan pelanggaran etika dan ketidakharmonisan komunikasi.
Dalam pernyataan kepada media, Hendrawan mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah berbagai saran hukum yang ia berikan tidak diindahkan oleh pihak perusahaan.
“Saya mundur sebagai pengacara WBS karena beberapa pertimbangan, dan saran-saran tidak pernah mau dilakukan,” tegas Hendrawan saat diwawancarai, Rabu (6/8/2025).
Ketegangan dalam Relasi Profesional
Hendrawan menjelaskan bahwa pada awalnya ia dan pemilik WBS Skincare telah menjalin kesepakatan kerja yang dilandasi oleh profesionalisme dan etika hukum. Namun, seiring berjalannya waktu, ia merasa perannya sebagai kuasa hukum tidak dihargai.
“Owner tidak pernah mendengarkan kuasa hukum, dan semua percakapan direkam serta dibagikan ke pihak lain tanpa izin. Ini sudah menyalahi aturan dan berisiko terhadap kredibilitas saya,” ujarnya.
Meski tidak merinci proses hukum yang sedang ditangani, Hendrawan memastikan bahwa dirinya tidak lagi terlibat dalam urusan hukum perusahaan tersebut sejak pengunduran diri disampaikan secara resmi.
Preseden Penting dalam Dunia Hukum
Pengunduran diri Hendrawan Saputra menjadi preseden penting dalam dunia hukum, khususnya dalam menjaga integritas, kepercayaan, dan kerahasiaan komunikasi antara pengacara dan klien. Praktik merekam percakapan tanpa izin dan menyebarkannya ke pihak ketiga dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap etika hukum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak WBS Skincare belum memberikan klarifikasi atau tanggapan atas pernyataan resmi dari mantan kuasa hukumnya.
(den)
