JAKARTA || ONTV.CO.ID —Pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik tajam terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam pernyataannya, Rocky menyebut bahwa pemuja kebijakan Dedi Mulyadi memiliki rata-rata IQ 78, mengaitkan hal tersebut dengan apa yang ia sebut sebagai “kedangkalan” dalam memilih pemimpin.
Rocky mengkritik kebijakan Dedi Mulyadi yang mengirim siswa nakal ke barak militer, menyebut bahwa pendekatan tersebut lebih berfokus pada disiplin fisik daripada membangun pola pikir kritis.
Menanggapi sindiran tersebut, Dedi Mulyadi tampak tidak ambil pusing. Dalam pidatonya saat peringatan 100 hari kerja, ia menyatakan bahwa angka IQ bukanlah hal yang penting baginya.
“Bagi saya enggak penting, kenapa? Karena saya punya tesis daerah-daerah yang rakyatnya dianggap akademis selalu gagal memilih pemimpinnya,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan tidak hanya berdasarkan angka dan data, tetapi juga harus melibatkan hati dalam mengambil keputusan.
Pernyataan Rocky Gerung ini memicu perdebatan di kalangan publik, dengan sebagian pihak mendukung kritiknya, sementara yang lain menilai bahwa pendekatan Dedi Mulyadi lebih mengutamakan kedekatan dengan masyarakat.
Bagaimana menurut Anda? Apakah kritikan, atau justru pendekatan Dedi Mulyadi lebih efektif dalam membangun kepemimpinan di Jawa Barat?
