INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID – Israel menghadapi gelombang bencana alam yang datang berturut-turut dalam beberapa hari terakhir, mulai dari kebakaran hutan yang meluas, badai pasir ekstrem, hingga banjir besar yang melumpuhkan sejumlah wilayah.
Badai pasir dahsyat melanda bagian selatan Israel dan Tepi Barat, mengakibatkan kabut debu tebal dan penurunan drastis jarak pandang. Angin kencang membawa partikel debu ke wilayah perkotaan, menyebabkan tingkat polusi udara melonjak ke rekor tertinggi di Yerusalem. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan bagi warga untuk tetap berada di dalam rumah dan menggunakan masker pelindung.
Tak lama setelah badai pasir mereda, hujan deras mengguyur Israel, menyebabkan banjir besar di beberapa kota, termasuk Dimona. Infrastruktur rusak parah, jalan utama terputus, dan layanan darurat dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak di area terdampak. Pemerintah menginstruksikan evakuasi di beberapa daerah berisiko tinggi, sementara tim penyelamat bekerja ekstra untuk menyelamatkan warga dari rumah-rumah yang tergenang air.
Sebelumnya, kebakaran hutan hebat juga melanda wilayah pegunungan Yudea, memaksa ribuan warga mengungsi. Api menyebar cepat akibat angin kencang, menghanguskan lahan pertanian dan mengancam permukiman. Ratusan tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api, sementara pemerintah Israel meminta bantuan internasional untuk penanganan lebih lanjut.
Rangkaian bencana ini menyoroti meningkatnya dampak perubahan iklim dan urgensi kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Para ahli meteorologi memperingatkan bahwa fenomena cuaca ekstrem seperti ini bisa menjadi lebih sering terjadi dalam beberapa tahun ke depan.
Pemerintah Israel kini tengah berupaya memulihkan wilayah terdampak, dengan menyalurkan bantuan bagi korban dan memperbaiki infrastruktur yang rusak. Di tengah tantangan ini, muncul pertanyaan besar tentang kesiapan negara dalam menghadapi bencana serupa di masa mendatang.***
