Rokok Ilegal Marak, Ketua Revolusi Terisi Desak APH Bertindak

INDRAMAYU II ONTV.CO.ID — Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di wilayah Kecamatan Losarang dan Terisi, Kabupaten Indramayu, mendapat sorotan dari Ketua Revolusi Korcam Terisi yang membawahi Dapil 4, Puguh.

Puguh meminta aparat penegak hukum (APH) melakukan langkah tegas terhadap peredaran rokok ilegal yang dinilai telah meresahkan dan berpotensi merugikan negara.

Berdasarkan investigasi lapangan awak media, sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa rokok ilegal tersebut dipasok oleh sales yang datang langsung ke warung-warung. Salah satu produk yang disebut beredar adalah rokok bermerek MS, selain sejumlah merek lainnya.

Rokok tanpa pita cukai tersebut disebut mudah ditemukan dan dipasarkan secara bebas di sejumlah warung kecil maupun toko kelontong di wilayah Losarang.

Pedagang juga mengungkapkan bahwa harga satu slot rokok ilegal berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp103.000. Informasi dari pedagang menyebutkan terdapat sejumlah sales yang memasok rokok tersebut di wilayah Losarang dan sekitarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Puguh menilai persoalan peredaran rokok ilegal bukan hanya berkaitan dengan harga yang lebih murah, tetapi juga menyangkut potensi kerugian negara akibat tidak adanya penerimaan cukai.

“Bukan hanya soal murahnya. Ini soal dampaknya. Negara bisa rugi karena cukai tidak masuk. Pajak daerah juga berkurang,” ujar Puguh, Jumat (5/9/2026).

Menurutnya, harga rokok ilegal yang lebih rendah juga berpotensi menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pedagang maupun industri rokok legal yang telah memenuhi ketentuan dan kewajiban perpajakan.

Selain aspek ekonomi, Puguh turut menyoroti sisi pengawasan terhadap produk rokok yang beredar di masyarakat. Menurutnya, produk yang tidak melalui mekanisme resmi dapat menimbulkan kekhawatiran terhadap perlindungan dan kesehatan konsumen.

“Kegiatan jual beli rokok ilegal ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut kesadaran bersama tentang aturan dan tanggung jawab sosial,” lanjutnya.

Sebagai Ketua Revolusi Korcam Terisi yang bertanggung jawab di wilayah Dapil 4, Puguh mengimbau agar peredaran rokok ilegal dapat segera diberantas demi menciptakan wilayah Indramayu yang bersih dari peredaran barang ilegal.

“Kami sebagai Korcam Revolusi Terisi yang bertanggung jawab di Dapil 4, menghimbau dengan adanya rokok ilegal ini harus diberantas. Rokok tersebut tidak ada pajaknya untuk negara. Biar Indramayu bersih dari barang-barang seperti itu,” tegas Puguh.

Ia menambahkan, peredaran rokok ilegal tidak hanya ditemukan di Kecamatan Losarang. Menurutnya, informasi serupa juga terdapat di wilayah Kecamatan Terisi.

“Bukan hanya di Losarang saja, di Kecamatan Terisi pun ada sales rokok ilegal,” katanya.

Puguh berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pengawasan dan penindakan terhadap titik-titik yang diduga menjadi wilayah peredaran rokok tanpa pita cukai.

Ia meminta seluruh pihak terkait untuk serius menangani persoalan tersebut agar peredaran rokok ilegal tidak semakin meluas di tengah masyarakat.

“Rokok ilegal yang beredar tanpa cukai harus ditindak sesuai aturan,” pungkasnya. (Triyanto)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan