Pemdes Muara Gelar Musyawarah Restrukturisasi dan Revitalisasi BUMDes serta Tetapkan Program Ketahanan Pangan

SUBANG || ONTV.CO.ID — Pemerintah Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar Musyawarah Desa terkait restrukturisasi dan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekaligus penetapan program ketahanan pangan, Kamis (3/7), bertempat di Aula Desa Muara.

Musyawarah ini menghasilkan keputusan penting, termasuk pergantian jajaran pengurus BUMDes dengan harapan membawa semangat baru dalam pengelolaan usaha desa yang lebih transparan, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Adapun susunan pengurus baru BUMDes Desa Muara adalah sebagai berikut:

  • Komisaris: H. Soleh Wahyudin (Kepala Desa Muara)
  • Direktur Utama: Sodikin, akrab disapa Green
  • Sekretaris: Dede Gilang Surya Atmaja
  • Bendahara: Fajar Wahyudin
  • Badan Pengawas:

  1. Dikara Surya Diningrat, S.H.

2. Hairul Anwar, S.IP.

Musyawarah ini turut dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muara H. Soleh Wahyudin menekankan pentingnya dedikasi dan komitmen pengurus baru dalam mengelola BUMDes.

“Kami berharap ke depan BUMDes Desa Muara mengalami perubahan dan peningkatan. Untuk itu, para pengurus harus benar-benar semangat dalam menjalankan tugasnya, karena maju tidaknya BUMDes sangat bergantung pada keseriusan dan kerja keras para pengelolanya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua BPD Dikara Surya Diningrat, S.H., juga mengungkapkan optimisme atas masa depan BUMDes.

“Kami berharap BUMDes Desa Muara dapat berkembang lebih baik, menjadi tulang punggung ekonomi desa, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Ini bagian dari upaya nyata menuju desa yang mandiri dan membangun,” tuturnya.

Program ketahanan pangan yang turut dibahas dalam musyawarah ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa melalui sektor pertanian, peternakan, dan pengelolaan sumber daya lokal.

(Bebeng)

Tinggalkan Balasan

Aktifkan JavaScript untuk meninggalkan komentar.