Perkembangan Motor Listrik dan Ketersediaan SPKLU di Indonesia

INFOTECH || ONTV.CO.ID – Pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik, termasuk Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 yang mempercepat program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Pada tahun 2022, jumlah pengguna motor listrik meningkat 15 kali lipat dalam dua tahun.

Pemerintah menargetkan ada 13 juta sepeda motor listrik dan 2,2 juta mobil listrik pada tahun 2030.

Untuk mendukung perkembangan ini, infrastruktur stasiun pengisian baterai juga terus diperbanyak.

Hingga semester I tahun 2024, tercatat sudah tersedia 1.582 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), 9.956 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), dan 14.524 Home Charging.

Beberapa motor listrik generasi terbaru, di antaranya:

• Can-Am Pulse dan Origin

Motor listrik baru dari pabrikan Kanada, Can-Am, yang memiliki jarak tempuh hingga 160 km. Motor ini dilengkapi dengan dinamo berkekuatan 11 kW dan empat mode berkendara.

• Electrum H5

Motor listrik pertama dari Electrum yang memiliki kompartemen dalam yang luas. Motor ini dapat menyimpan dua baterai dan helm sekaligus, serta memiliki puncak kecepatan 90 kilometer/jam.

• Polytron EV

Motor listrik dengan desain futuristik dan lampu Full LED yang tahan lama hingga 50.000 jam. Motor ini juga dilengkapi dengan panel instrumen full digital.

• Polytron Fox-S

Motor listrik yang dilengkapi dengan lampu LED dan sistem smart key. Motor ini tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu graphite grey, midnight black, bumblebee yellow, dan crimson red.

Selain itu, Honda juga telah memamerkan dua konsep motor listrik futuristik, yaitu EV Urban Concept. Konsep motor listrik ini dirancang untuk mewujudkan mobilitas masa depan yang selaras dengan masyarakat.***

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan