Pendidikan Covid 19 Atau Covid 19 Dalam Pendidikan

Jakarta,ontv.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menginformasikan, saat ini ada hampir lima ribu korban meninggal akibat virus Corona (Covid 19) di Indonesia; lebih banyak daripada Arab Saudi (2,816 korban meninggal); peringkat pertama, di USA: 150,713 korban meninggal) .

Seperti yang dirilis Time Health (Newsletter, 30 Juli 2020), saat ini di seluruh dunia, ada lebih dari tujuh belas juta orang pasien akibat Covid-19 dan lebih dari 667,000 pasien meninggal.

Sementara aktivitas dunia kerja sudah kembali aktif dengan ‘New protocol’, dunia pendidikan formal masih belum juga dibuka. Padahal, dalam keseharian, anak-anak sekolahan sudah kembali aktif bermain di lingkungan tempat tinggal mereka seperti di Tegal Parang Mampang Prapatan Jaksel dan Condet Jaktim. Bahkan, malam takbiran ada konvoi sepeda dan motor anak-anak muda di Cawang Jaktim.

Dr. Yvonne Maldonado (pediatric infectious disease physician and epidemiologist at Stanford Medicine) mengatakan (Kutipan Time Health), sekolah bisa dibuka kembali jika mengimplementasikan pengukuran keselamatan kesehatan secara lebih efektif; misalnya, para guru menggunakan ‘face masker’ dan posisinya dalam jarak tertentu dengan para murid di ruang kelas.

Bahasa komunikasi publiknya, dibutuhkan ‘Standar Protokol Baru’ dalam dunia pendidikan. Dan, tentu saja, banyak pihak terkait diperlukan untuk merumuskannya — yang nantinya akan dibuatkan kebijakan khusus oleh pemerintah.

Journasist : Fathonie Abdullah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan