Jakarta,ontv.co.id – R.A. Kartini pasti tersenyum bahagia di surga. Karena, emansipasi wanita yang dicita-citakannya, di era milenial ini, telah bertransformasi menjadi kesetaraan jender (‘Gender Equality’) yang terus dipacu United Nations melalui organisasi internasional UN Woman.
Di Indonesia, meski tak sebanyak kaum pria, para profesional sukses wanita terus bermunculan. Mulai dari yang senior (seperti Ibu Moeryati Sordibyo, Martha Tilaar, dan mantan Ketua PHRI Ibunda Hariyadi Sukamdani) sampai yang junior (seperti wakil komisaris utama dan Dirut Blue Bird Group: Dr. Sri Adriyani Lestari dan Noni Sri A Purnomo).
Sementara itu, Queen Elizabeth juga pasti tersenyum bahagia melihat salah satu warganya di Inggris, Emma Watson (UN Woman Ambassador) yang sudah hampir sepuluh tahun berkontribusi dalam hal pemberdayaan wanita dan kesetaraan jender di mancanegara.
Pekerja wanita itu sudah biasa. Seperti umumnya di Indonesia, juga banyak terjadi di negara lain di dunia, wanita lebih banyak berperan sebagai pekerja lapis bawah, seperti TKW dan buruh pabrik atau garmen. Meski banyak juga yang berkarir secara profesional, dan juga sukses, tentu jumlahnya tak sebanyak pria.
Seperti yang dirilis pihak World Bank (News Letter, 30 Juli 2020), yang bersama WTO (World Trade Indonesia) melakukan riset kesetaraan jender di sektor perdagangan, memang terkendala oleh data dan pemahaman tentang peranan wanita dalam perekonomian: sebagai pekerja, konsumen, dan pengambil keputusan.
Seperti yang dipaparkan Managing Director of World Bank Mari Pangestu, memang selama lebih dari tiga puluh tahun terakhir ini telah dilakukan berbagai upaya mengurangi kesenjangan jender dalam dunia perdagangan. Misalnya, dengan membuka peluang yang lebih besar bagi para pekerja profesional wanita dan menyeimbangkannya dengan kaum pria dalam perekonomian.
Tentu saja, kebijakan pemerintah (kebijakan perdagangan atau perekonomian) akan berefek yang berbeda antara para pekerja wanita dan pria; yang pastinya juga berbeda-beda keberadaannya di setiap negara.
Jounalist : Fathonie Abdullah
