“Secara pribadi saya tidak ada niat untuk mencalonkan, akan tetapi jika partai meminta, saya sebagai petugas partai harus fatsuen”, ungkapnya, Rabu (30/6/21).
Memang bukan tanpa alasan isu Mulyono akan ikut meramaikan kompetisi 5 (Lima) tahunan tersebut, karena beberapa bulan terakhir melalui program Road Show Pengobatan Stroke Kemanusiaan ( gratis ) Partai Golkar Karawang, namanya cukup menyita perhatian dan simpati masyarakat.
Namun dirinya mengelak jika program sosial tersebut untuk kepentingan politik pribadi, meskipun tidak memungkiri akan bermanfaat untuk suara partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Saya hanya fokus membantu masyarakat, mengobati masyarakat yang membutuhkan, meski saya tidak memungkiri melalui program ini juga akan menaikan elektabilitas partai, akan tetapi yang terpenting saat ini adalah membantu rakyat”, paparnya.
Terkait anggapan beberapa pihak, kegiatan sosial yang dilakukan Mulyono dan Partai Golkar Karawang terkesan “curi star”, atau berkampanye jauh sebelum tahapan Pilkada 2024 dilaksanakan. Namun Mulyono dengan santai mengatakan, itu hanya bentuk ketakutan lawan politik atau rival partai politik terhadap apa yang dilakukan Partai Golkar Karawang.
“Mungkin itu adalah bentuk ketakutan lawan politik saja, melihat pergerakan Partai Golkar Karawang saat ini”, pungkasnya.
*Golkar selalu ada untuk masyarakat dan Golkar akan selalu ada di tengah tengah masyarakat*(fie)
