Akibat jebolnya tanggul sungai Citarum dan hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi selama beberapa hari membuat debit volume air sungai Ciherang meningkat sehingga meluap dan masuk kepemukiman warga dengan ketinggian air sekitar 50-80 Cm. Hal tersebut memaksa warga yang bermukim di wilayah tersebut, khususnya para Lansia, Balita, orang sakit dan ibu hamil harus segera dievakuasi menuju tempat aman.
Danramil 03/Cabangbungin Kapten Czi Sunu Wardoyo mengatakan bahwa bencana banjir yang terjadi di wilayah Desa Jayalaksana diakibatkan hujan yang turun terus menerus dari malam hingga pagi hari sehingga aliran sungai Ciherang tidak dapat menampung yang mengakibatkan genangan dan juga banjir yang merendam pemukiman warga dan lahan persawahan.
“Dalam hal ini Koramil 03/Cabangbungin bersama aparatur Desa, unsur Forkopimcam dan Linmas berupaya membantu evakuasi warga yang terjebak banjir untuk dibawa ke titik titik aman terdekat,” ujar Danramil.
“Selain mengevakuasi korban banjir, para anggota Koramil juga mengamankan rumah yang ditinggalkan pemiliknya karena banjir, karena keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu ditempat terpisah Kepala Desa Jayalaksana Irwansyah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Koramil 03/Cabangbungin yang sudah membantu dalam evakuasi warganya ketempat aman.
“Kami atas nama pemerintahan Desa Jayalaksana sangat berterima kasih kepada Bapak Danramil beserta anggota Koramil 03/Cabangbungin yang sudah membantu dalam mengevakuasi warga kami yang sedang kesulitan karena terjebak banjir,” tuturnya.(barnas)
