PARAH !!! DIDUGA PIHAK CV.HARIYANG KENCANA DIBEKING SEGELINTIR OKNUM NYARIS TINGGI TURAP 20 CENTIMETER LENYAP DIKORUPSI

KARAWANG || ONTV.CO.ID – Dugaan Bau Aroma Korupsi Menjalar Kepada Pembangunan Drainase Turap Saluran Air (SDA ) “Dilansir Dari Media Online “Yang Dikerjakan Pelaksana CV.HARIYANG KENCANA Di Jalan Sech Quro Kel.Pasir Jengkol, (Sebrang SMK Wirasaba) Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, Nyaris Matrial Volume Tinggi Turap Lenyap 20 Centimeter Dikalikan Panjang 97,50 Meter.Ditilep Pantastist Jumbo? Kamis 18/72024.

Terpampang dipapan proyek dengan Panjang: 97,50 Meter, dan Tinggi: 1,10 Meter, nilai SPK: kosong Zonk ?. Anggaran RP 189.603.000,00 sumber dana APBD Kabupaten Karawang 2024, kontraktor Cv. Hariyang Kencana,

Ironisnya pekerjaan Pemasangan Dasar pondasi tataletak batukali hanya di tancap di lumpur tanpa terlebih dahulu diampar adukan pasir semen serta terlebih dahulu genangan air tak dikeringkan hingga patut disorot kualitas hasil bangunan Turap bermutu rendah tak ber Kwalitas Rentan Ambruk.

Dugaan Bau aroma sebagian volume tinggi Turap Lenyap bermula hasil Sosial Kontrol dilapangan pekerjaan volume tinggi Turap yang semestinya dipasang 110 centimeter Faktanya Cuma dipasang 90 centimeter alias 20 centimeter dikalikan panjang Lenyap.diduga kuat pihak Pengawas Dinas PUPR dengan Oknum Pemborong Bagi bagi Roti.?

 

Di Area lokasi pekerjaan Normalisasi Drainase Turap, salah satu pekerja yang tidak mau namanya dipublikasikan mengatakan,” untuk pekerjaan itu baru tiga hari dan mengarahkan atau menyebutkan inisial (M) Pihak Pekerja mengarahakan kepada nama (M) Entah apa yang Dimaksud.? apakah Kapasitasnya Pimprokah ataukah Pelaksana Kerja kah?

Lain hal komentar inisial (GN) selaku Suplai Barang Matrial mengatakan jika ingin lebih jelas awak media silahkan temui inisial (M) celetuknya Nyeleneh.

Pembangunan yang Didanai Pemerintah adalah Duit Rakyat manfaatnya harus terserap dinikmati dengan sempurna oleh Rakyat bukan malah jadi ajang Lomba Untung Besar bagi Oknum dan Golongan.

Dengan mengedepankan Praduga tak Bersalah Muncul terbit tayangnya Berita memang bukan salah satu Laporan pormal namun setidaknya bagi instansi pemerintah khususnya Pihak Dinas PUPR Bidang SDA biasa dijadikan alat koreksi Sidak turun Lapangan ketika ditemukan Hal yang Janggal setidaknya oknum Nakal disanksi sesuai aturan yang Berlaku.guna oknum Nakal tidak merambah.

Sampai berita ini diterbitkan belum diketahui Nama pihak pemborong dan pihak Pengawas Dinas PUPR.pungkasnya(Amr)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan