“Hari ini dan Kemarin saya melaksanakan pemantauan dampak banjir sewilayah Desa Duren dari luas wilayah 16 kedusunan dari 8 Dusun itu cukup lumayan parah sehingga akses jalan yang ada di Dusun Kosambi 1 di depan pom bensin itu tampak keliatan banjir sehingga kami mesti mengupayakan untuk menggali juglakan kata orang sini yaitu yang berada di sebelah utara maka pada saat itu pula kami mendatangkan beko atau eskapator untuk melakukan pengerukan tetapi karena situasi jalan yang tidak memadai sehingga kami harus berjibaku supaya beko atau eskapator bisa sampai ke lokasi itu,tuturnya
Lanjut ia,Ada pun daerah-daerah banjir itu ada yang satu minggu sampai hari ini banjirnya belum surut terutama di depan sekolah SMP 1 Klari untuk itu kami mohon kepada pihak pemerintah melalui PUPR Pusat PUPR kabupaten dan PUPR provinsi yang nota benenya Kepada Bupati,gubernur dan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar mengaktifkan kembali menormalkan kembali gorong-gorong yang ada di wilayah khususnya Desa Duren,karena ini dampaknya sangat merugikan bagi warga kami dulu ada dua,faktanya hanya satu yang dapat dialiri oleh air ,ketika yang satunya lagi setelah kami melaksanakan kerja bakti ada tumpukan kabel entah itu kabel Telkom entah itu kabel pln kami tidak tahu ketika pekerjaan tidak melapor kepada kami,untuk itu kami mohon kepada pemerintah pusat,provinsi maupun daerah untuk segera menormalkan kembali fungsi kan kembali gorong-gorong yang ada di jalur Kosambi arah cikampek atau cikampek arah Karawang karena ini adalah merupakan jalan protokol atau jalan nasional, demikian yang ingin saya sampaikan mohon kepedulian dari unsur pemerintah daerah maupun pusat maupun provinsi maupun di tingkat nasional. sekian terima kasih,tegasnya.(fie)
