Pengolahan lahan kali ini berupa pembajakan sawah seluas 1 hektar milik bapak Yanto, anggota kelompok tani yang ada di Desa Pantai Sederhana dengan menggunakan satu unit traktor tangan (hand tracktor) milik kelompok tani.
Ditengah kegiatan pendampingan tersebut, Sertu Syaripudin mengatakan, pembajakan lahan sawah ini merupakan proses pembalikan tanah guna memperbaiki sifat fisik tanah sehingga lahan dapat digunakan untuk masa tanam padi berikutnya.
“Pengolahan lahan dengan menggunakan traktor dapat membantu menyuburkan tanah yang akan ditanami, karena dengan menggunakan traktor akan mengubah sifat fisik tanah pada lapisan atas yang semula keras menjadi gembur dan melumpur,” ujar Sertu Syaripudin.
“Tidak hanya itu saja, keuntungan lain bila membajak sawah dengan traktor maka gulma akan mati terbenam dan membusuk yang kemudian menjadi humus sehingga tanah menjadi lebih subur dan siap ditanami,” tambahnya.
Aktivitas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan upaya khusus ketahanan pangan guna meningkatkan produksi pangan sekaligus membantu petani mewujudkan swasembada pangan di wilayah.(barnas)
