Karawang ontv.co.id – Acara tasyakuran hajat bumi yang rutin dilaksanakan masyarakat dan pemerintah desa Lemahduhur setelah musim panen dan menyambut turun nyawah (massa tanam kembali) digelar di lapang bola Desa Lemahduhur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang Jawa Barat selain tradisi ngaruat juga di meriahkan oleh kesenian Odong -bodong dan Jaipongan yang sekarang ini sedang berlangsung.
“Kegiatan tasyakuran hajat bumi desa Lemahduhur dengan acara ruwatan dan dimeriahkan oleh kesenian warga desa Lemahduhur seni odong-odong dan jaipongan” tutur Eja Sutedja ketua BPD Lemahduhur, di acara tengah berlangsung, (2/1).
Menurutnya, tasyakuran hajat bumi ini merupakan salah satu adat istiadat warga desa Lemahduhur, “semoga dengan acara ini warga desa Lemahduhur, pemdes dan BPD Lemahduhur selalu ada dalam lindungan ALLAH SWT dan dilimpah ruahkan hasil panennya, Amin” harapnya.
Acara tradisi ngaruat dengan wayang kulit dibawakan oleh dalang spesialis ngaruatan, Ki Dusi warga dusun jarakah desa Lemahduhur seniman putra desa setempat, kegiatan ngaruat dimulai sekitar pukul 15.00 setelah acara ngaruat selesai sekitar 16.00, warga sekitar berkerumun berebut untuk mendapatkan air dari bak yang ditaburi bunga serta wewangian yang ditaro dibawah panggung selama kegiatan ngarutan tersebut berjalan, konon sesuai inpormsi yang didapat dari warga setempat dan pihak penyelenggara hajat bumi, “bahwa air tersebut membawa keberuntungan” jelasnya.
Atas nama pemdes desa Lemahduhur sangat berterima kasih atas terselenggaranya acara tersebut ” kami mengucapkan terimakasih kepada segenap kalangan masyarakat yang telah berkenan datang di acara ini, sehingga acara ini terselenggara cukup meriah” kata Ceng Alwi, Kades Lemahduhur.
(Red)
